Pages

Friday, July 27, 2012

Rumah Nabi Muhammad saw


Ketika para sahabat membangun masjid Nabawi selepas kedatangan beliau saw ke Madinah Al-Munawwaroh, para sahabat juga membangun rumah untuk Nabi saw dan para Istri-istri beliau saw.

yang kemudian dibangun juga rumah sayyidah 'Aisyah ra.
 






Sebagian rumah nabi terbuat dari Pelepah kurma yang di olesi dengan tanah liat dan Atapnya terbuat dari pelepah daun kurma.
Dan sebagian rumah yang lain terbuat dari batu yang ditumpuk satu sama lain dan atapnya sama terbuat dari pelepah daun kurma.

Luas sisi-sisi rumahnya 4,5 meter persegi dan tingginya 3 meter

Didalam rumah terdapat pintu masuk dan kamar Yang luasnya 3,5x3 meter, Terbuat dari rumabi-rumbai wol yang dikat dengan kayu jati.
Dan jarak antara pintu rumah dan pintu kamar ialah 3,5 meter.

Sheikh Al-Barzanji meriwayatkan bahwa rumah ummul-mu'minin sayyidah 'Aisyah itu mempunyai 2 pintu.
Pintu yang pertama ialah pintu sebelah barat. Yaitu pintu yang mengarah langusng ke masjid nabi (Nabawi)
Dan kedua pintu sebelah timur, yang terbuat dari kayu jati mengarah ke belakang. Yaitu koridor (jalan kecil) penghubung antara rumah istri-istri Nabi saw.
Dan koridor inilah yang biasa dilewati Nabi saw untuk berpindah ke rumah istri-istrinya.

Diriwayatkan bahwa lebar pintu rumah Nabi saw adalah lebih dari satu hasta atau sekitar 70-80 cm. dan tingginya 3 hasta atau sekitar 1,5 meter.
dan juga pernah diriwayatkan, bahwa pintu yang mengarah ke masjid Nabawi bukan lah terbuat dari kayu, melainkan terbuat dari sehelai tirai.

Sayyidah 'Aisyah pernah berkata bahwa ia memiliki kasur yang terbuat pelepah daun. Ada bantal di atas kasur itu.
Dan kasur Nabi saw terbuat dari Adl (semacam sarung) yang diisi dengan serat kulit pohon.

Dan beginilah rumah Nabi saw. Sederhana sekali, tanpa ada kemewahan dan kemegahan.

Dari rumah inilah, Dunia baru dibuka. 


Subhanallah.....

sumber : http://zarkasih20.blogspot.com


Thursday, July 19, 2012

Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1433 H Jatuh Pada Sabtu 21 Juli 2012

Rivki - detikNews
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda
Jakarta Setelah melalui pembahasan panjang dalam sidang isbat, pemerintah akhirnya memutuskan 1 Ramadan 1433 H jatuh pada 21 Juli 2012. Keputusan itu disampaikan oleh Menteri Agama Suryadarma Ali.

"Dengan ucapkan Bismillahirromnanirohim kami tetapkan 1 Ramadan 1433 jatuh pada Sabtu 21 Juli 2012," ujar Menteri Agama, Suryadarma Ali saat
memutuskan sidang Istbat di gedung Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (19/7/2012) malam.

Dalam sidang tersebut sejumlah organisasi Islam seperti Persis, Dewan Masjid Indonesia dan NU, menyetujui puasa jatuh pada Sabtu. Adapun yang berbeda pendapat dalam sidang itu ialah organisasi FPI dan An-Najat, yang menetapkan hari pertama puasa pada Jumat 20 Juli besok.

"Meskipun beda, tapi kita saling menghargai," ujar anggota Falaqiyah FPI, Muchsin Alatas dalam sidang Istbat.

Keputusan itu dibacakan setelah pembacaan laporan pengamatan hilal oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Binmas), Kementerian Agama, Ahmad Jauhari.

"Laporan rukyat yang masuk ke pusat sebanyak 38 lokasi. Semuanya menyatakan tidak melihat hilal," ujar Jauhari.

Titik lokasi pemantauan antara lain Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi tenggara, Sulut, Sulawesi tengah, NTT,
Bali, NTB, Sulsel, Mamuju, Kalteng, Kaltim, Kalbar, Kaltim, Kalsel, Jatim, DIY, Jateng, hingga Aceh.

Sejumlah tokoh Islam telah hadir di antaranya Ketua Komisi VIII DPR, Ida Fauziah, perwakilan dari BMKG, perwakilan ormas Islam seperti
Persis, HTI dan PBNU, dan lembaga Islam seperti MUI, Dewan Masjid Indonesia, Badan Hisab Rukyat, dan ICMI.

Sumber : www.detik.com

Wednesday, July 11, 2012

8 Janji Jokowi

Nurvita Indarini - detikNews
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda
Jakarta Jokowi-Basuki (Ahok) melejit dalam hitung cepat pilgub DKI Jakarta. Kelak jika mereka benar-benar memimpin Jakarta, maka harus berupaya keras mewujudkan janji yang disampaikannya pada saat kampanye. Apa saja janjinya?

Janji-janji Jokowi-Ahok tertuang dalam visi dan misi serta sejumlah program yang disampaikannya pada saat kampenye. Berikut ini janji-janji Jokowi:

1. Revitalisasi pemukiman padat dan kumuh

Dalam bidang penataan kota, Jokowi-Ahok berjanji melakukan intervensi sosial untuk merevitalisasi pemukiman padat dan kumuh. Meski demikian mereka tidak akan melakukan penggusuran.

Untuk kalangan menengah ke bawah, pasangan ini menjanjikan pembangunan superblok. Bangunan ini merupakan rumah susun yang dilengkapi ruang publik berupa taman, pasar, dan pusat layanan kesehatan.

2. Mengatasi banjir

Banjir merupakan masalah klasik di Jakarta. Untuk itu Jokowi dan Ahok hadir membawa janji untuk mengatasi masalah ini. Cara yang dilakukan antara lain melakukan pembangunan embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan di setiap kelurahan.

Jika jadi gubernur DKI, Jokowi melalui Pemda DKI akan membeli daerah tangkapan air seperti situ atau waduk di hulu sungai agar debit air yang masuk ke Jakarta bisa dikendalikan. Selain itu akan dijalin kerja sama dengan daerah penyangga Jakarta untuk membuat sebuah otoritas yang mengatur dan mengelola sungai-sungai yang bermuara di Jakarta.

Cara lain untuk mengatasi banjir yang diusulkan mereka adalah dengan mengintegrasikan seluruh saluran drainase agar terkoneksi dengan kanal-kanal pembuangan air.

3. Merintis Angkutan Massal

Untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, menurut Jokowi-Ahok adalah dengan memperbanyak angkutan massal. Jika angkutan massal yang nyaman banyak tersedia, maka warga akan meninggalkan kendaraan pribadinya.

Jokowi-Ahok akan memperbanyak armada angkutan umum, terutama bus TransJakarta di koridor-koridor yang tetap dipertahankan sebagai jalur bus khusus. Penambahan bus TransJ juga diyakini bisa meminimalkan pelecehan seksual di dalam angkutan umum. Selain itu dirintis juga pembangunan MRT/subway.

Nantinya sebagian busway akan diubah menjadi railbus yang berkapasitas lebih besar. Dengan demikian yang digarisbawahi adalah pergerakan orang, bukan pergerakan mobil.

Keduanya berjanji akan bekerja sama dengan pemerintah sekitar Jakarta untuk membuat otoritas pelayanan transportasi Jabodetabek agar persoalan mobilitas warga bisa ditangani oleh badan yang memiliki otoritas lintas daerah. Selain itu kendaraan umum seperti Metro Mini, Kopaja, dan bus akan diganti dengan kendaraan yang lebih layak agar warga nyaman menggunakan kendaraan umum.

Pembatasan penggunaan kendaraan pribadi juga akan dilakukan melalui sistem Electronic Road Pricing (ERP), sewa parkir yang tinggi, pengaturan kendaraan berdasarkan nomor polisi genap-ganjil, dan pengaturan jam kerja.

4. Layanan Kesehatan Gratis

Kartu Sehat akan diluncurkan begitu Jokowi menduduki kursi DKI 1. Kartu ini bisa memperpendek jalur birokrasi pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah. Pembayaran layanan ini ditanggung pemerintah.

Selain itu akan disediakan Pusat Kesehatan Masyarakat di pasar-pasar tradisional, terutama pasar-pasar yang dibangun di superblok untuk kalangan menengah ke bawah.

5. Bangun Mal PKL, Ruang Publik & Revitalisasi Pasar Tradisional

Pengalaman Jokowi menata 5.817 pedagang kaki lima (PKL) di Solo tanpa unjuk rasa akan diterapkan di Jakarta. Dia berjanji akan membangun mal khusus bagi PKL agar lebih tertib sehingga tidak mengganggu pengguna jalan.

Keberadaan pasar tradisional juga akan diperhatikan sehingga bisa bersaing dengan pasar modern dan menggerakkan perenomian warga kota. Hal ini dilakukan Jokowi karena pasar modern tidak menolong rakyat kecil. Padahal jika pasar tradisional dan PKL dikelola dengan baik bisa mendatangkan untung besar.
Jokowi-Ahok ingin memfasilitasi pergaulan warga dengan menyediakan sarana mengekspresikan diri. Hal itu akan dilakukan dengan menyediakan ruang-ruang publik.

Mereka juga menjanjikan membangun kebudayaan warga kota dengan berbasis komunitas. Akan dibangun pula pusat kebudayaan Jakarta di lima wilayah administratif. Keduanya juga berjanji merevitalisasi dan melengkapi fasilitas kawasan Old Batavia. Tujuannya adalah agar menjadi daya tarik wisata sejarah dan budaya di Jakarta.

6. Birokrasi Bersih & Profesional

Pemerintahan daerah tak lepas dari yang namanya birokrasi. Karena itu Jokowi-Ahok berjanji akan melaksanakan reformasi birokrasi agar pemerintahan berjalan bersih, transparan, dan profesional.

Waktu pengurusan izin juga akan dipercepat. Dengan demikian waktu pengurusan izin akan lebih pendek, maksimal hinga enam hari kerja.

7. Gubernur & Wagub Tanpa Voorijder

Bagi Jokowi dan Ahok, gubernur dan wakilnya harus bisa merasakan keadaan warga. Karena itu mereka berjanji tidak akan menggunakan voorijder yang membuat mereka tidak merasakan kemacetan jalanan Ibukota.

Jokowi-Ahok juga berjanji hanya akan berada di kantor selama 1 jam. Sisa waktunya akan digunakan untuk meninjau proses pembangunan dan pelayanan publik di lapangan. Untuk mendukung pelayanan hingga ke tingkat terkecil pemerintahan, insentif pada Ketua RT dan RW pun dijanjikan untuk dinaikkan.

Kepada wartawan pun dia berjanji selalu terbuka bila terpilih sebagai gubernur DKI. Jokowi berjanji tidak akan ngambek atau tersinggung bila ada pertanyaan wartawan yang dinilai menyudutkan.

Mereka juga berjanji meniadakan pentungan dan perlengkapan yang memungkinkan Polisi Pamong Praja melakukan kekerasan terhadap warga.

8. Pendidikan Gratis

Kartu Jakarta Pintar akan diluncurkan setelah Jokowi-Ahok menduduki kursi gubernur DKI. Dengan kartu ini maka warga Jakarta dapat merasakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA.

Ide kartu pintar ini muncul karena sepanjang pengetahuan Jokowi-Ahok, banyak anak yang putus sekolah di SMP dan SMA. Program yang sama, menurut Jokowi, telah berhasil diterapkan di Solo selama 5 tahun.

Dalam kampanye di Kampung Sawah, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (29/6) lalu Jokowi berkomitmen merealisasikan apa yang telah disampaikan kepada warga. "Kalau apa yang saya sampaikan tidak terbukti, tagih janji itu. Tapi enggak, saya sudah berbicara dan sudah dilaksanakan untuk bapak dan ibu," ujarnya.


(vit/nrl)

Sumber : www.detik.com 

Hasil Akhir Quick Count: Jokowi Kalahkan Foke!

Dhurandara - detikNews
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda
Jakarta Tuntas sudah quick count Pilkada DKI yang dilakukan lembaga-lembaga survei. Hasil quick count, pasangan Jokowi-Ahok unggul. Posisi kedua adalah Foke-Nara. Selisih suara Jokowi-Ahok dengan Foke-Nara antara 7-9 persen.

Dari hasil quick count ini, pasangan Hidayat-Didik menempati rangking 3, Faisal-Biem rangking 4, Alex-Nono rangking 5, dan Hendardji-Riza rangking 6. Bila memang nanti hasil penghitungan KPU memang seperti hasil quick count, maka akan ada putaran kedua Pilkada DKI, karena tidak ada calon yang memperoleh suara lebih dari 50%. Putaran kedua akan digelar 20 September 2012.

Berikut hasil quick count beberapa lembaga yang didapatkan detikcom, Rabu (11/7/2012) pukul 18.30 WIB:


PRISMA :

1. Foke-Nara: 34,58 %
2. Hendardji-Riza: 1,73 %
3. Jokowi-Ahok: 42,69 %
4. Hidayat-Didik: 11,57 %
5. Faisal-Biem: 4,89 %
6. Alex-Nono: 4,54 %


STEKPI

1. Foke-Nara: 34,38 %
2. Hendardji-Riza: 1,98 %
3. Jokowi-Ahok: 40,49 %
4. Hidayat-Didik: 12,58 %
5. Faisal-Biem: 5,11 %
6. Alex-Nono: 5,47 %


Lingkaran Survei Indonesia (LSI):

1. Foke-Nara: 34,17 %
2. Hendardji-Riza: 1,82 %
3. Jokowi-Ahok: 43,04 %
4. Hidayat-Didik: 11,77 %
5. Faisal-Biem: 4,83 %
6. Alex-Nono: 4,37 %

Indobarometer:

1. Foke-Nara: 33,8 %
2. Hendardji-Riza: 2,6 %
3. Jokowi-Ahok: 42,2 %
4. Hidayat-Didik: 11.5 %
5. Faisal-Biem: 5,1 %
6. Alex-Nono: 4,7 %

Saifulmujani Research and Consulting:

1. Foke-Nara: 33,54%
2. Hendardji-Riza: 2,02%
3. Jokowi-Ahok: 43,14%
4. Hidayat-Didik: 11,24%
5. Faisal-Biem: 5,08%
6. Alex-Nono: 4,98%
Jaringan Suara Indonesia (JSI)

1. Foke-Nara: 34,42 %
2. Hendardji-Riza: 1,88 %
3. Jokowi-Ahok: 41,97 %
4. Hidayat-Didik: 11,4 %
5. Faisal-Biem: 5,15 %
6. Alex-Nono: 5,16 %
(gah/asy)

Sumber : www.detik.com

Thursday, July 5, 2012

Ini Dia Wujud Asli Gambar di Uang Rp 1.000

img

Pulau Maitara yang cantik (Andi Saputra/detikNews)

Jakarta - Seakan tidak percaya, wisatawan terus mengecek uang kertas pecahan Rp 1000. Usai melihat uang kertas tersebut, mata kemudian melempar pandangan ke Pulau Maitara yang tepat menggunduk di tengah laut. Masih tak percaya, wisatawan mengecek lagi uang tersebut. Tak berapa lama, jepret! Mereka pun asyik berfoto ria.

"Wah, lebih bagus dibanding di gambar uangnya," kata Dinda (25) kepada detikTravel dengan nada girang di Ternate, Maluku Utara, Kamis (5/7/2012).

Pulau Maitara terletak di antara Pulau Tidore dan selatan Pulau Ternate, atau lebih tepatnya berada di Kota Tidore Kepulauan (Tikep). Sebagian lingkaran Pulau Maitara didominasi pantai berpasir putih dan terhampar di depannya alam bawah laut dengan keanekaragaman ikan serta karang yang masih terpelihara dengan baik.

"Habis dari sini lanjut ke Raja Ampat. Memang sedang liburan. Di sini transit sehari semalam," ujar wanita asal Radio Dalam, Jakarta ini.

Air di Pulau Maitara sangat jernih, sehingga tampak ikan-ikan kecil berwarna biru yang berenang lincah. Pantainya masih natural belum tercemar tumpukan sampah atau polusi lainnya.

Bagi yang tidak ada waktu untuk menyeberang ke Pulau Maitara, bisa menikmati dari Pulau Ternate. Salah satu spot unggulan adalah Rumah Makan Floridas yang berada tepat di tebing sehingga bisa memandang bebas pulau berpasir putih tersebut.

Sambil menikmati es jeruk, ikan bakar atau sekedar secangkir air guraka, Pulau Maitara sangat sayang untuk dilepaskan dari tatapan. Di tambah angin sepoi-sepoi dari laut, menambah sejuk suasana.

Menjelang sore hari, pemandangan di Pulau Maitara terlihat semakin elok dengan langit yang kemerahan. Jika berdiri di pantai, Anda juga bisa melihat Gunung Gamalama (1.715 mdpl) yang berselimut rimba hijau.

Memang layak Pulau Maitara bertengger di mata uang Indonesia. Oh..Pulau Matiara..


Sumber : www.detik.com

Sunset Pukul 23.30 di Moskow!

img
Moskow - Musim panas bagi rakyat Rusia berarti siang yang tidak berkesudahan di belahan bumi paling utara itu. Jalan-jalan bisa dilakukan sampai malam, karena matahari baru terbenam sekitar pukul 23.30 waktu setempat. Bukan main!

Saya berkunjung ke Moskow pada 26 Juni 2012 lalu dalam sebuah lawatan liputan. Hawa berangin dingin, namun cuaca cukup cerah.

Lapangan Merah saat itu ramai. Semua turis tumpah ruah, saya melihat turis Eropa, Asia, kulit hitam, tua dan muda, semua ada.

Favorit mereka adalah Gereja Katedral Saint Basil yang menjadi lokasi favorit untuk latar foto. Favorit lain tentu saja Kremlin dengan gedung berwarna merah mendominasi.

Memang kata supir KBRI Moskow, sayang sekali jika ke Moskow tapi tidak mengunjungi Lapangan Merah. Inilah simbol Ibukota Rusia tersebut.

Pelan-pelan saya menyadari, sore ini seolah tidak pernah berhenti. Kapan malamnya? Sedari tadi senja melulu.

Saat melirik jam tangan, angka menunjukkan pukul 22.30. Ya ampun, ini sudah mulai larut malam sebenarnya!

Di Moskow, siang hari di musim panas jauh lebih lama dari pada kota besar Eropa lainnya yang biasanya sudah mulai gelap pada jam yang sama. Para turis ini sebenarnya sedang jalan-jalan malam, bukan jalan-jalan sore.

Ini lantaran posisi Moskow yang berada lebih ke utara dibandingkan kota besar di Eropa yang lain, misalnya Paris, atau Roma. Matahari rupanya terbenam pukul 23.30. Nyaris tengah malam!

Tidak lama memang waktu saya di Lapangan Merah. Namun itulah sore terlama yang pernah saya rasakan dalam hidup saya.


Sumber : www.detik.com

Orang-orang Jenius dengan IQ Lebih dari 200

Jakarta, Beberapa orang di dunia terlahir dengan kecerdasan otak yang luar biasa. Kebanyakan ilmuwan pada jaman Albert Einstein memiliki skor intelektual (IQ/Inteligence Quotient) antara 160 sampai 200, tetapi ada beberapa orang yang memiliki IQ lebih dari 200.

Berikut 8 orang yang memiliki IQ lebih dari 200, seperti dilansir eoht, Kamis (5/7/2012) yaitu:

1. Joseph N. Hall

Joseph N. Hall dilahirkan pada tahun 1996 di San Fransisco. Pada saat usianya 9 tahun, IQ Hall bahkan tidak dapat diukur dengan tes kecerdasan yang sederhana. Hall masuk ke perguruan tinggi pada usia 11 tahun.

2. Christopher Otway

Otway lahir pada tahun 1977 dan telah menunjukkan bakat yang luar biasa sejak masih balita. Dirinya mulai belajar sendiri membaca sebelum usia 2 tahun. Ketika usianya 4 tahun, Otway telah gemar membaca buku-buku ensiklopedi. Di usia 11 tahun, Otway memiliki mental yang sama dengan orang dengan usia 22 tahun.

3. Marta Eugenia Rodiguez

Marta lahir pada tahun 1969 dengan IQ 218. Ketika usianya 12 tahun, Institut de Investigaciones Científicas memberikan beasiswa kepada Marta untuk melakukan penelitian terhadap lebih dari 20 disiplin ilmu yang berbeda. Padahal kala itu dirinya sedang menempuh pendidikan di SMA.

Selama 20 tahun Marta telah meneliti kecerdasan manusia dan menciptakan dua program studi di Spanyol dan mengajar anak-anak dan orang dewasa untuk mengembangkan kapasitas intelektual.

4. Ian Baker

Baker lahir pada tahun 1980 dan dapat berbicara kata-kata pertamanya pada usia 12 bulan. Sebelum genap berusia 2 tahun, Baker telah dapat membaca dan berhitung. Pada usia 9 tahun, Baker diketahui memiliki usia mental yang sama seperti orang yang berusia 18 tahun.

5. Gena Leung

Leung lahir pada tahun 1983 dengan IQ 210. Kecerdasan otaknya tampak ketika dirinya mengajarkan cara membaca pada teman-teman sebayanya ketika berusia 5 sampai 7 tahun. Ketika Leung berusia 10 tahun, dirinya mulai mempelajari bahasa Perancis, Latin, dan Jepang.

Leung memperoleh gelar sarjana sains bidang Matematika pada usia 13 tahun. Ternyata kecerdasan otak Leung tidak hanya menyangkut akademik saja, tetapi dirinya juga memiliki bakat bermain biola hingga mendapatkan sertifikasi atas keahliannya pada usia 16 tahun.

Sayangnya pada usia 18 tahun, Leung didiagnosa menderita depresi dan harus menjalani pengobatan yang mengharuskan cuti dari universitas selama satu tahun. Tetapi kemudian di usia 20 tahun, Leung berhasil mendapatkan gelar sarjana di bidang ilmu kedokteran.

6. Gregory Smith

Gregory Smith lahir pada tahun 1989 di Pennsylvania. Smith lulus SMA pada usia 10 tahun dan mampu menyelesaikan kuliahnya dengan predikat cumlaude pada usia 13 tahun dengan gelar sarjana sains bidang Matematika, Sejarah dan Biologi dari Randolph-Macon College.

Smith berencana untuk memperoleh empat gelar profesor di bidang matematika, ilmu antariksa, hubungan internasional, dan penelitian biomedis pada tahun 2016 nanti, ketika usianya 27 tahun.

7. Ivan Cherevko

Ivan Cherevko lahir pada tahun 1991 dengan IQ lebih dari 200. Kejeniusannya telah tampak sejak usia 3 tahun melalui kemampuannya membaca di usia balita.

Ketika berusia 8 tahun, Cherevko bahkan mulai mempelajari ilmu pengetahuan alam, hukum dan bahasa asing. Pada usia 10 tahun, Cherevko berhasil menerbitkan buku hasil karyanya sendiri yang berisikan puisi dengan tema mikrobiologi.

Karena kemampuan otaknya yang lebih dibanding teman-teman sebayanya, Cherevko langsung menempuh pendidikan di Kyiv-Mohyla Academy dan Ukrainian university pada usia 12 tahun.

Cherevko yang kala itu mulai menginjak usia remaja, berhasil mengembangkan teori analitis dari manajemen penyimpanan limbah padat perkotaan dan daur ulang. Suatu teori yang mungkin hanya dapat dipahami oleh orang yang telah menempuh pendidikan pasca sarjana.

8. Adrian Seng

Adrian Seng terlahir dengan IQ 233 pada tahun 1993. Adrian mulai berbicara di usia 13 bulan dan mulai belajar membaca sebelum usianya genap 2 tahun.

Sehingga ketika menginjak usia 3 tahu, dirinya telah dapat membaca, menulis dan menyelesaikan perhitungan matematika untuk anak kelas 1 SD. Bahkan pada usia 3,5 tahun, Adrian telah mampu mengalikan dua digit angka di luar kepala.

Ketika usianya 6 tahun, para ilmuwan menyatakan bahwa Adrian memiliki mental yang sama dengan orang dengan usia 14 tahun. Pada usia 17 tahun, ia memenangkan beasiswa untuk belajar matematika di sebuah universitas bergengsi Amerika.

Sumber : www.detik.com